Rahasia Banjir Orderan dari WhatsApp
Rahasia Banjir Orderan dari
WhatsApp
Kali ini saya terlebih dahulu akan sharing pengalaman saya dalam
menggunakan WhatsApp. Penjualan Hepitour sebagian besar didukung
oleh WhatsApp, meskipun tidak sepenuhnya. Karena selain WhatsApp
saya membutuhkan media lain seperti Facebook dan Instagram
sebagai sumber trafic.
Namun, hampir 100% closing penjualan dilakukan melalui WhatsApp.
Dan ini tidak saya sadari, karena saya hanya menjalankan saja tanpa
menyadari betapa bergunanya WhatsApp dalam membantu bisnis
saya.
Jika Anda pernah membaca atau mempelajari strategi jualan lewat
facebook, caranya kurang lebih hampir sama. Ada prinsip yang harus
Anda ketahui ketika menjadikan WhatsApp sebagai media promosi
Anda.
1. BANGUN KOLAM YANG BESAR
Berjualan di WhatsApp juga harus membangun kolam, apa itu
kolam? Ini adalah bahasa marketing online yang sedang ngetrend akhir-akhir ini. Suatu tempat dimana kita mengumpulkan
orang-orang/prospek. Semakin banyak calon prospek yang
kumpul di kolam yang kita buat, maka potensi penjualan akan
semakin besar.
Prospek dalam WhatsApp marketing adalah kontak nomor
WhatsApp pada handphone Anda. Maka tugas Anda adalah
memperbanyak kontak WhatsApp Anda. Buatlah target harian,
berapa kontak yang akan Anda peroleh?
Ingat! Bukan sembarang kontak, melainkan kontak yang
memiliki interest terhadap bisnis/produk yang akan Anda
tawarkan.
Untuk mendapatkan kontak WhatsApp, Anda harus terlebih
dahulu memberikan sesuatu kepada calon prospek. Seperti
misalnya, ͞Undangan join group training bisnis online melalui
WhatsApp͟, ͞E-Book GRATIS!͟ dan lain-lain.
Buatlah sekreatif
mungkin untuk menarik orang dan bersedia memberikan
nomor kontak WhatsApp untuk Anda.
Setelah memperoleh kontak WhatsApp, selanjutnya Anda buat
kolam. Buatlah group WhatsApp sebagai tempat untuk
mengumpulkan calon-calon prospek Anda.
Whatsapp Master Closing - Kelas WhatsApp yang membahas Tips dan Trik dapat Cuan dari Whatsapp!!!
2. RUTIN SHARING
Sharing sharing dahulu, selling selling kemudian! Itulah jargon
yang didengungkan oleh Kang Dewa sebagai pakar Facebook
Marketing. Tapi memang benar, orang menggunakan media
sosial memang bertujuan untuk berinteraksi sosial. Saling sapa,
berteman, curhat, ngobrol dll. Bukannya dijuali, sehingga banyak yang merasa terganggu ketika ada yang jualan secara
terang-terangan.
Strateginya adalah, lakukan sharing secara rutin kepada
member group WhatsApp yang telah Anda buat. Mereka akan
senang, karena kebanyakan orang itu seneng diberi apalagi
GRATIS. Hehe
Lakukan ini setiap saat, kemudian jika sudah terbangun
interaksi satu sama lain. Perlahan Anda bisa berjualan di kolam
Anda.
3. BANGUN INTERAKSI DAN RELASI YANG KUAT
Prinsip lain yang harus Anda ketahui dan lakukan adalah
membangun interaksi dan relasi yang kuat dengan calon
prospek Anda.
Coba bayangkan, apa yang Anda rasakan ketika ada orang yang
tidak dikenal tiba-tiba menawarkan produk kepada Anda?
Pasti Anda akan bilang ͞Siapa sih ini?͟... ͞Sok kenal banget͟...
͞Belum kenal belum apa sudah jualan͟...
Itu yang pernah saya alami, hehe. Dulu, saat belum tau
ilmunya, saya selalu melakukan promosi blak-blakan, ngga
kenal pun saya sikat, pokoknya jualan, bodo amat.
Hasilnya... NIHIL, bukannya orang tertarik malah bikin ilfeel...
Sering banget ditanya, ͞Ini siapa yah?͟ ͞Tau nomor saya
darimana yah?͟. Dan pertanyaan lain yang ngga mengenakkan.
Nah, dengan sharing rutin, banyak memberi sesuatu yang
bermanfaat, bangun interaksi dan relasi, tentu akan
memudahkan Anda untuk menjual produk. Silahkan dibuktikan!
4. JUAL PRODUK YANG DIBUTUHKAN
Prinsip selanjutnya adalah JUAL PRODUK YANG DIBUTUHKAN,
intinya jangan jual produk yang ngga dibutuhin orang. Cari
produk yang banyak dibutuhin orang, itu sangat membantu
penjualan Anda.
Bagaimana bisa omset tinggi, penjualan meningkat kalau Anda
menjual produk yang susah dijual, jual produk yang ngga
dibutuhin orang. Piye?
Carilah produk yang gampang dijual, udah sesimpel itu.
͞Gimana carinya mas?͟
Yaa.... cari, searching di Google produk yang laris manis dijual di
online. Atau tanya-tanya ke teman/keluarga dekat Anda, apa
produk yang sedang dicari banyak orang. Oke!
5. JUAL DENGAN CARA YANG ELEGAN
Ini nyambung dengan prinsip ke dua dan ketiga, Anda wajib
melakukan promosi/jualan secara elegan. Jangan maen promo iklan membabi-buta, maen hajar dan akhirnya prospek
meninggalkan group Anda.
Anda harus elegan dalam berpromosi, belajarlah cara membuat
iklan yang bagus. Ini nama ilmunya adalah Copywriting, kang
Dewa jagonya, tapi next saya juga akan sharing kepada Anda.
Kelima prinsip ini jika dijalankan saya yakin akan menaikkan
omset penjualan Anda.
Kuncinya, Anda harus konsisten dalam
melakukan prinsip-prinsip di atas. Jika hanya action dan tidak
konsisten maka akan sulit meningkatkan penjualan Anda.
semoga bermanfaat 😊
Tetap semangat belajar dan praktek

Belum ada Komentar untuk "Rahasia Banjir Orderan dari WhatsApp"
Posting Komentar